Labels

Dirgahayu ke-66 Kemerdekaan RI Tahun 2011


Mengenang :
DETIK-DETIK PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945
MERDEKA!!!.. MERDEKA!!!.. MERDEKA!!!

Proklamasi  Kemerdekaan, yang kita peringati setiap tanggal 17 Agustus, adalah sebuah peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia . Proklamasi, telah mengubah  perjalanan sejarah, membangkitkan rakyat dalam semangat kebebasan. Merdeka dari segala bentuk penjajahan.
Bagaimanakah sesungguhnya, peristiwa yang terjadi 66 tahun yang lalu itu. Mari kita buka kembali catatan sejarah sekitar Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Catatan Sejarah :
Proklamasi, ternyata didahului oleh perdebatan hebat antara golongan pemuda dengan golongan tua. Baik golongan tua maupun golongan muda, sesungguhnya sama-sama menginginkan secepatnya dilakukan Proklamasi Kemerdekaan dalam suasana kekosongan kekuasaan dari tangan pemerintah Jepang. Hanya saja, mengenai cara melaksanakan proklamasi  itu terdapat perbedaan pendapat. Golongan tua, sesuai dengan perhitungan politiknya, berpendapat bahwa Indonesia dapat merdeka tanpa pertumpahan darah, jika tetap bekerjasama dengan Jepang.
Karena itu, untuk memproklamasikan kemerdekaan, diperlukan suatu revolusi yang terorganisir. Soekarno dan Hatta, dua tokoh golongan tua, bermaksud membicarakan pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dengan cara itu, pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan tidak menyimpang dari ketentuan pemerintah Jepang. Sikap inilah yang tidak disetujui oleh golongan pemuda. Mereka menganggap, bahwa PPKI adalah badan buatan Jepang. Sebaliknya, golongan pemuda menghendaki terlaksananya Proklamasi Kemerdekaan itu, dengan kekuatan sendiri. Lepas sama  sekali  dari campur tangan pemerintah Jepang. Perbedaan pendapat ini, mengakibatkan penekanan-penekanan golongan pemuda kepada golongan  tua  yang  mendorong  mereka  melakukan “aksi penculikan” terhadap diri Soekarno-Hatta (lihat  Marwati Djoened Poesponegoro, ed. 1984:77-81)

Pelatihan Guru Pemandu KKG Program BERMUTU Tahun 2011


PELATIHAN GURU PEMANDU KKG SD PROGRAM BERMUTU
PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi guru melalui pemberdayaan kapasitas kelompok kerja, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM dan PMP) bekerjasama dengan Bank Dunia akan melanjutkan program DBL untuk Kelompok Kerja dan Musyawarah Kerja. Pemantapan kelompok kerja melalui pemanfaatan DBL secara tepat dan terprogram akan menjadikan kelompok kerja sebagai wadah yang ideal bagi peningkatan mutu dan profesionalisme guru. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas serta dapat meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan. 

Terkait dengan hal tersebut, untuk mengembangkan sistem pendukung bagi guru pada kegiatan kelompok kerja guru (KKG) maka BSDMP dan PMP telah mengembangkan Bahan Belajar Mandiri (BBM) dan Modul Suplemen yang terkait dengan materi pembelajaran yang diterbitkan oleh P4TK yaitu  :  thematic learning, Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS.
Guna memperlancar pelaksanaan pengembangan bahan ajar tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, LPMP Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan guru pemandu KKG. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8-12 Agustus di The Sunan Hotel Surakarta yang diikuti oleh guru-guru pemandu KKG sebanyak 71 orang dari KKG penerima DBL tahun ketiga dari 4 dari 10 Kabupaten mitra Program BERMUTU di Provinsi Jawa Tengah,  Keempat kabupaten tersebut antara lain : Kab. Brebes, Kab. Batang,  Kab. Wonogiri dan Kab. Wonosobo.

Sosialisasi Hasil Workshop P4TK PKn dan IPS Malang


SOSIALISASI HASIL WORKSHOP PENGGUNAAN MODUL BERMUTU
P4TK PKn DAN IPS MALANG


Berdasarkan Surat Tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri nomor 800/1848 tanggal 4 Juli 2011, kami mengikuti Workshop Penggunaan Modul BERMUTU 2011 P4TK PKn dan IPS Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan  dari tanggal 4 s.d. 6 Juli 2011 di Purnama Hotel, Kota Batu, Malang. Peserta kegiatan tersebut terdiri dari : 150 guru pemandu dari 16 Provinsi di Indonesia yang termasuk dalam Program BERMUTU, 16 Widyaiswara, 21 Pengawas, 43 WI P4TK PKn dan IPS Malang. 
Kegiatan Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang merupakan Sistem Pembimbingan Berlapis. Sebelumnya pada tanggal 7 s.d. 9  Juni 2011 telah dilakukan Rapat Gabungan dari 4 P4TK; Workshop Penyusunan Modul pada tanggal 28 s.d. 30 Juni 2011;  Harmonisasi Modul pada tanggal 30 Juni s.d. 2 Juli 2011. Selain itu telah direncanakan kegiatan berikutnya seperti Diklat PCT Program Bermutu 2011 yang akan melibatkan 450 orang guru pemandu.
Dalam kegiatan Workshop Penggunaan Modul BERMUTU 2011 tersebut, para peserta dituntut untuk dapat menyusun skenario penggunaan modul-modul tersebut, sehingga diharapkan para guru pemandu nantinya dapat melakukan perencanaan dan menyampaikan materi dalam modul tersebut secara baik, efektif, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh guru pemandu lainnya serta guru peserta kegiatan KKG di tingkat satuan kerja (gugus) nya masing-masing.

Info Lainnya

Entri Populer